Sang pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, memuji penampilan Lionel Messi meski sang pemain gagal mencetak gol ketika Atletico Madrid menahan imbang Barcelona 1-1.
Bermain di stadion baru mereka, Wanda Metropolitano, Atletico unggul terlebih dahulu di babak pertama melalui tendangan Saul Niguez dari luar kotak penalti. Namun 10 menit jelang bubaran pertandingan, Luis Suarez berhasil menyamakan skor setelah tandukannya tak mampu dihalau oleh Jan Oblak.
Meski tak mencetak gol maupun assist, namun pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, justru memberikan pujiannya kepada Messi. Bintang berusia 30 tahun itu baru saja tampil heroik beberapa hari yang lalu ketika mencetak hattrick melawan Ekuador sekaligus memastikan kelolosan Argentina ke Piala Dunia 2018.
“Stadion ini luar biasa. Kami memiliki satu lagi pertandingan sepakbola yang hebat untuk disaksikan, dan dengan penampilan mengesankan dari Lionel Messi. Ini luar biasa,” ujar pelatih asal Argentina berusia 47 tahun itu pada wartawan setelah pertandingan.
“Messi adalah satu-satunya pemain yang bisa Anda lihat, di mana setiap kali ia menyentuh bola maka sesuatu yang berbeda bisa terjadi. Dia tidak terlihat letih seperti yang diperkirakan setelah melakukan perjalanan [pertandingan internasional bersama timnas Argentina] karena sudah sudah memainkan pertandingan yang luar biasa.”
Diego Simeone juga memberikan pujian kepada penampilan penyerang Atletico Madrid, Antoine Griezmann. Meski gagal mencetak gol, namun Simeone menilai itu adalah permainan terbaiknya di kandang musim ini. Simeone sendiri menunjuk kiper Barca, Marc-Andre Ter Stegen, sebagai pemain kunci di pertandingan setelah beberapa kali melakukan penyelamatan.
“Bagi saya, ini adalah penampilan terbaik yang diperlihatkan Griezmann ketika bermain di kandang,” lanjutnya. “Dia membuat kiper lawan bekerja dua kali, dia melakukan serangan balik bersama Angel Correa dan dia mempertahankan bola dengan baik.”
“Itu adalah pertandingan yang hebat antara dua tim dengan karakteristik berbeda. Kami bermain dengan sangat bagus di babak pertama, kiper [Barca] menjadi penentu. Sejak menit ke-60 Barca lebih intens dalam menyerang karena mereka perlu mencetak gol.”
sumber : http://gilabola.com/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar